![]() |
| SPBU Pertamina |
Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengatakan sampai Juli lalu, volume kuota BBM bersubsidi yang sudah dicairkan Kementerian Keuangan mencapai 21 juta kiloliter dari total 36,5 juta kiloliter.
"Kalau program pembatasan tidak segera diluncurkan, maka jatah anggaran bisa terlampaui," kata Agus disela-sela open house lebaran di Kediaman Rumah Dinas Menteri di Widyachandra, Jumat 10 September 2010.
"Kami berharap, pada kuartal keempat nanti (pembatasan) sudah bisa dijalankan," kata Agus. Kalau tidak, tentu saja konsekuensi atas keterlambatan itu perlu dikhawatirkan.
Agus menjelaskan bahwa pembahasan seperti apa program penggunaan BBM itu, saat ini sudah berada di level Menteri Koordinator Perekonomian. Bersama Pertamina, BPH Migas dan Menteri ESDM, pematangan program pembatasan itu sedang dilakukan.
"Nanti mungkin Oktober (pelaksanaan pembatasan). Tapi kalau meleset sedikit tidak apa-apa, karena masih ada ruang anggaran dengan adanya penguatan nilai tukar rupiah dan realisasi harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang berada di bawah asumsi," kata Agus.
