Indonesianews.web.id Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Anggito Abimanyu mengklarifikasi kabar yang beredar jika namanya disebut-sebut akan ditarik ke kantor Menteri Koordinator Perekonomian, setelah dirinya mengajukan pengunduran diri dari Kementerian Keuangan. Kabar tersebut terus beredar, menyusul dirinya gagal menjadi wakil menteri keuangan karena ditolak oleh Sri Mulyani.
"Saya tidak mencari jabatan. Ini pertaruhan harga diri saya," ujar Anggito, saat ditemui wartawan, di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (21/5/2010).
Ditegaskannya, dirinya tidak bermaksud mengincar jabatan lain di Kemenkeu, selepas ditinggal Sri Mulyani. "Saya tidak bermaksud mengincar jabatan lain. Jabatan lain tidak mempengaruhi profesional saya untuk menyampaikan surat pengunduruan diri saya kepada pak Menteri (Agus Martowardojo), dan tanggal 24 saya mundur," tegasnya.
Anggito Abimanyu dijadwalkan bertemu dengan Menteri Keuangan Agus Martowadojo untuk membicarakan rencana pengundaran dirinya dari posisi Kepala Badan Kebijakan Fiskal. "Sore nanti saya akan bertemu lagi dengan Pak Menteri," katanya.
Sebelumnya Anggito mengatakan dia mengundurkan diri setelah ada kepastian dirinya tidak terpilih sebagai wakil menteri keuangan. "Kan, saya sudah bilang, sejak enam bulan ini seharusnya saya sudah ditempatkan sebagai wakil menteri, tapi kan belum ada kepastian sampai sekarang. Begitu ada wakil menteri yang definitif, ya... sudah. Saya punya pilihan kan sekarang. Saya kembali ke UGM yang sebetulnya sudah menjadi keinginan saya sejak awal," paparnya.
Bisa dibilang Anggito memang kurang beruntung. Sejak awal dia diplot jadi wakil menteri keuangan, tapi dengan alasan pangkatnya belum sampai, dia pun gagal dilantik bersama sejawatnya yang lain.
Begitu ada pergantian menteri keuangan, namanya kembali beredar sebagai wakil menteri. Tapi, posisi itu pun lagi-lagi tak dia dapatkan. Isunya karena dia dituduh terlalu dekat dengan Partai Golkar dan PAN.
Nama Anny Ratnawati yang akan menduduki posisi Wakil Menkeu kabarnya baru masuk belakangan, kira-kira dua hari sebelum pengumuman.
Tuduhan itu dijawab Anggito dengan mengatakan, "Bagaimana dibilang dekat? Bahkan nomor telepon Aburizal Bakri pun tak punya."
Copyright 2010 - SimpleAja.com